Pasar Sambu Mempertahankan Kebersihan dan Keamanan -->

Advertisement

Pasar Sambu Mempertahankan Kebersihan dan Keamanan

Rabu, 14 Agustus 2019


Kapas Pasar Sambu Eva Nova Kristina Tampubolon mengangkat sampah dari lantai dua Pasar Sambu Medan dalam rangka aksi  bersih-bersih yang dicanangkan Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya.

GLOBALMEDAN.COM - MEDAN, Di tengah kondisi bangunan pasar yang sudah uzur, Pasar Sambu Medan masih bertahan melayani pedagang yang ingin berjualan dan melayani masyarakat yang ingin berbelanja memenuhi kebutuhan pribadi maupun keluarga. "Dari 748 potensi lapak yang tersedia, kini tinggal 81 pedagang saja yang aktif. Sisanya kosong karena sudah ditinggalkan pedagang yang menempati sebelumnya," kata Kepala Pasar Sambu Eva Nova Kristina Tambubolon, kemarin.   

Menurut Eva, cabutnya pedagang dari Pasar Sambu dengan berbagai alasan. Salah satunya kondisi pasar yang sudah tua dan menuntut rehabilitasi total.  Kondisi ini menyebabkan pedagang maupun pelanggan memilih bertransaksi di pinggir jalan maupun pasar kompetitor di sekitar Pasar Sambu.

"Sudah  pernah ditinjau Anggota Dewan untuk menjajaki peluang renovasi, sampai saat ini masih menunggu realisasi," ujarnya.

Meski dalam kondisi keterbatasan dari segi fasilitas dan bangunan, namun pihaknya terus bertahan dengan meningkatkan pelayanan. "Bangunan mungkin masih dalam keterbatasan, namun kami mengunggulkan dari segi kebersihan dan keamanan," imbuhnya.

Kata Eva, soal kebersihan dan keamanan Pasar Sambu tidak perlu diragukan. Pihaknya menjamin petugas kebersihannya bergerak setiap saat untuk membersihkan sampah setiap saat. Selain itu, petugas keamanan bersiaga siang dan malam untuk menjamin keamanan pengunjung. Jaminan keamanan diungkapkan Torotodou Zebua, selaku penanggungjawab keamanan pasar. "Sampai saat ini belum ada laporan atau keluhan pelanggan soal gangguan keamanan. Pasar Sambu saya jamin aman karena setiap saat petugas keamanan terus menerus tidak lengah memantau situasi pasar agar pelanggan merasa nyaman," katanya.

 Okari (46) salah seorang pedagang daging yang menyewa stand di salah satu pojok Pasar Sambu mengakui cukup merasa nyaman berdagang di Pasar Sambu. Alasan itulah yang membuat ia tetap bertahan berdagang di Pasar Sambu. "Saya sudah punya pelanggan tetap di sini, lokasinya nyaman, bersih  dan bebas dari gangguan keamanan, jadi tak perlulah saya pindah ke lokasi lain," tuturnya.

Menyambut Peringatan HUT-74 RI, Eva mengaku tidak ada acara khusus. Mereka hanya menghias area pasar dengan umbul-umbul merah putih secara  sederhana. Hanya saja, beberapa hari lalu pihaknya melakukan aksi bersih-bersih pasar untuk menjaga pasar agar tetap bersih. Dalam gotong royong itu  Eva Nova ikut terjun langsung mengangkat sampah dari atap lantai dua Pasar Sambu.

Kapas Pasar Sambu Eva Nova Kristina Foto bersama pedagang pasar Sambu.
Kegiatan aksi bersih-bersih turut dihadiri dan dipantau Kacab I PD Pasar Syafrizal Lubis SH dan staf, diantaranya Kaur Umum Syaiful Akhyar, Kaur Pendapatan Juna Manik dan Tirta.

Aksi bersih-bersih pasar menyambut hari kemerdekaan merupakan kegiatan rutin tahunan yang dicanangkan Dirut PD Pasar Drs Rusdi Sinuraya dalam rangka memotivasi para kepala pasar dan staf jajarannya untuk menggalakkan kebersihan dilingkungan kerjanya. Gebrakan PD Pasar ini dinilai masyarakat cukup berhasil dengan membuat perubahan wajah pasar tradisional di kota Medan yang sebelumnya kumuh menjadi bersih.

"Aksi bersih-bersih pasar guna mendukung program Dirut PD Pasar yang mencanangkan pasar harus menjadi rumah yang nyaman bagi pedagang dan pelanggan. Terbukti program ini berdampak pada tampilan pasar yang semakin bersih dan mendapat apresiasi dari masyarakat," kata Kacab I PD Pasar Syafrizal Lubis SSos dalam sebuah kunjungan kerjanya. (nas)