DWP Berperan Bantu Pemerintah Atasi Ekonomi Keluarga saat Pandemi Covid-19 -->

Advertisement

DWP Berperan Bantu Pemerintah Atasi Ekonomi Keluarga saat Pandemi Covid-19

Senin, 14 Desember 2020

PAKE FACE SHIELD
Penasihat DWP Kementerian Agama RI Anni Sulistiowati Fachrul Razi mengenakan face shield saat berkunjung ke kampus UIN Sumut. 



GLOBALMEDAN.COM,MEDAN

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI Anni Sulistiowati Fachrul Razi meminta para anggota untuk terus meningkatkan peran dalam membantu pemerintah dan masyarakat mengatasi pandemi Covid-19.

"Sejauh ini, respon perempuan dalam menghadapi pandemi lebih bagus ketimbang laki-laki," kata Anni Fachrul Razi dalam kunjungannya ke DWP Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU), Rabu (9/12/2020) di kampus Jalan William Iskandar Medan.

Kedatangan Anni Fachrul Razi disambut hangat Ketua DWP UIN SU Inayati Syahrin Harahap.

Mengutip survey BPS, sebut Anni Fachrul Razi, dalam hal physical distancing, perempuan lebih mengetahui dan disiplin dalam menerapkan physical distancing dibanding laki-laki.

Sementara itu, dalam hal disiplin dalam menjaga kebersihan dengan sering/selalu cuci tangan dengan sabun, perempuan juga lebih baik dibandingkan laki-laki.

Terkait dengan penggunaan masker, lagi-lagi, ternyata perempuan lebih sering mengunakan masker ketimbang laki laki.

"Karena itu, tepatlah apa yang sudah dilakukan pemerintah dengan menggalakkan kampanye penanganan Covid-19 melalui tagline Ingat Pesan Ibu. Karena melalui tagline ini diharapkan semua lapisan masyarakat tergerak hatinya menepati protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak," tuturnya.

Dia menjelaskan, ibu dijadikan tagline untuk penanganan Covid-19 karena semua manusia lahir dari ibunya. Ibu adalah sosok yang utama dan penting dalam kehidupan setiap manusia.

"Maka berbahagialah kita sebagai Ibu, karena memiliki peran sangat penting dalam setiap aspek kehidupan, bahkan dalam mengatasi pandemi saat ini," katanya.

Karena itu katanya sangat penting untuk terus memberdayakan kaum perempuan dalam semua aspek kehidupan mengingat perannya yang sangat nyata.

Dalam kesempatan itu, Anni Fachrul Razi juga memaparkan tentang pemberdayaan perempuan dalam menopang ekonomi keluarga di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, dengan kondisi masyarakat saat ini, kaum perempuan memiliki peluang dan peran strategis dalam membangun kehidupan ekonomi keluarga.

"Dari media, kita mendapatkan informasi bahwa Covid-19 berdampak pada semua sektor usaha. Ada sektor yang terimbas sangat kuat, ada juga sektor yang terimbas sedikit," ujarnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan
hasil survey BPS yang menemukan bahwa sektor akomodasi terdampak sangat berat sehingga mengalami penurunan sampai 92,4%.

Sementara sektor transportasi dan pergudangan mengalami penurunan 90,34%. Adapun sektor perdagangan mengalami penurunan sebesar 84,60%.

Untuk itu, menurutnya perempuan perlu memahami peta ini agar tepat dalam memilih sektor usaha apa yang memiliki prospek bagus dalam suasana Covid ini.

Dia melihat usaha yang tumbuh pesat adalah sektor e-commerce atau belanja online. Pembatasan sosial selama pandemi menyebabkan aktifitas masyarakat di luar rumah berkurang, sehingga masyarakat memenuhi kebutuhannya melalui belanja online.

Permintaan belanja online melonjak 5-10 kali lipat selama pandemi, dimana 51% diantaranya adalah pertama kalinya belanja secara online.

"Peluang inilah yang harus ditangkap oleh kaum perempuan. Hanya dengan sedikit keterampilan menggunakan gadget, kita bisa berbisnis secara online. Banyak produk bisa kita jual melalui berbagai platform digital yang tersedia," tukasnya.

Dia pun mengajak para perempuan, terutama anggota DWP agar memanfaatkan peluang tersebut sebaik-baiknya.

"Jangan putus asa meratapi pandemi yang entah kapan berakhir. Namun mulailah langkah kecil untuk membangun ekonomi keluarga dengan memanfaatkan perangkat yang kita miliki," ajaknya. (swisma)