3000 SDMK Binjai Penerima Vaksinasi Covid 19 Pertama -->

Advertisement

3000 SDMK Binjai Penerima Vaksinasi Covid 19 Pertama

Senin, 11 Januari 2021

GLOBAL MEDAN,l.COM, BINJAI

Sebanyak 3000 Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kota Binjai sudah terdata untuk menerima vaksinasi Covid-19 pada termin pertama. Hal itu disampaikan Oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pembrantasan Penyaki (P2P) Dinkes Binjai, dr Indra Tarigan di Binjai, Kamis (7/1).

Kabid P2P Dinkes Binjai, dr Indra Tarigan menerangkan, penerima vaksinasi dari kalangan SDMK tidak hanya tenaga medis seperti dokter, perawat, maupun bidan. Tetapi, kata dr Indra, SDMK dihimpun dari tenaga atau pekerja yang berada di lingkungan kesehatan. “Misalnya petugas laboratorium dan pekerja yang ada di lingkungan kesehatan lainnya,” ujar dr Indra.

Secara spesifik dr Indra menyebutkan, jumlah tenaga medis Kota Binjai yang akan menerima vaksinasi sebanyak 1.500 orang. “Jadi kalau kita hitung secara keseluruhan dari SDMK, totalnya mencapai 3000-an. Karena SDMK Puskesmas ada sekitar 600-an orang, klinik sekitar 400-an, dan rumah sakit sekitar 2000-an orang,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakan dr Indra, setelah vaksinasi dilakukan terhadap SDMK, vaksinasi akan dilanjutkan ke pekerja pelayanan publik. “Kemungkinan dari kalangan ASN dan Polri,” ungkapnya.

Setelah kalangan pelayan publik, sebut dr Indra, vaksinasi dilanjutkan ke kalangan masyarakat. “Jadi masyarakat tahap terakhir. Rencananya, vaksinasi termin pertama dimulai pertengahan Januari hingga Februari. Kemudian tahap dua Februari-Maret dan tahap tiga Maret-April,” bebernya.

Sesuai petunjuk dari kementerian kesehatan, tambah dr Indra, penerima vaksinasi didahulukan bagi usia produktif. “Jadi usia produktif itu antara 18 tahun sampai 59 tahun. Untuk warga positif covid, tidak diberikan vaksin,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan dr Indra, untuk pelaksanaan vaksinasi di kalangan masyarakat, kemungkinan akan dilakukan oleh masing-masing Puskesmas. “Sosialisasi awal sudah pasti ada. Saat melakukan vaksinasi nanti, petugas medis kemungkinan akan turun ke masyarakat seperti pelaksanan Posyandu,” tuturnya.

Indra mengakui, sampai saat ini pihaknya belum mendapat informasi berapa jumlah vaksinasi yang akan diterima Kota Binjai. “Yang pasti, kami mengimbau masyarakat mendukung vaksinasi untuk penurunan angka Covid-19. Karena dengan vaksinasi diharapkan dapat memutus rantai penyebaran virus ini,” imbuhnya. (swisma)