SMAN 1 Medan Belum Putuskan Belajar Tatap Muka -->

Advertisement

SMAN 1 Medan Belum Putuskan Belajar Tatap Muka

Kamis, 07 Januari 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN

SMA Negeri 1 Medan belum memutuskan sistem pembelajaran jelang memasuki semester genap pada Senin (4/1/2021). Berdasarkan informasi dari Wakil Kepala SMAN 1 Medan, Sudirman Sormin mengungkapkan, pihak sekolah menunggu surat edaran Disdik Sumut dan melakukan kegiatan pembagian rapor pada hari Senin.

"Kita sampai hari ini masih menunggu surat edaran Dinas Provinsi Sumatera Utara apakah kita tetap tatap muka atau daring. Kebetulan kami akan bagi rapor baru besok Senin, jadi kami yakin surat dari Dinas Pendidikan akan sampai besok sekaligus kami akan sosialisasi ke anak-anak," ungkap Sormin kepada wartawan, Minggu (3/1/2021).

Sormin menuturkan, SMAN 1 Medan akan mulai pembelajaran semester genap pada Kamis (7/1/2021) mendatang secara daring jika belum ada keputusan sistem pembelajaran.

"Kita masih akan bagi rapor di Senin dan untuk pembelajaran semester genap pada tanggal 7 Januari. Kalau belum ada keputusan kita akan lanjutkan dengan pembelajaran secara daring. Kita sudah persiapkan dengan jaringan internet seperti selama ini jadi tidak ada masalah," ujarnya.

Walau belum ada keputusan, namun SMAN 1 Medan sudah melakukan beberapa regulasi jika pembelajaran tatap muka diberlakukan, diantaranya siswa wajib melakukan Rapid Test Antigen atau Swab Test.

"Anak-anak harus melakukan Rapid Test Antigen atau Swab sama dengan guru juga. Itu memang sudah kita tetapkan dari awal. Tapi kalau ada yang tidak setuju tidak masalah, berarti dia tetap dia belajar daring. Artinya jika nanti ada 18 anak dalam satu kelas, itu tidak wajib 18 orang tapi 10 siswa tidak masalah, sisanya belajar secara daring dari rumah," ucap Sormin. 

SMAN 1 Medan telah memberikan laporan tertulis kepada Disdik Sumut terkait persiapan pembelajaran tatap muka. Dalam hal ini, Sormin menuturkan jika pihak sekolah sudah memberikan mekanisme belajar secara luring.

"Jadi kalau memang pemerintah usulan untuk diberlakukan shift untuk sebagian tatap muka dan daring, kita sudah bagi shiftnya. Jadi masing-masing kelas sudah kita siapkan jaringan internetnya. Dalam 36 kelas sudah kita siapkan jaringan internetnya," tutur Sormin.

Selain persiapan internet, Sormin juga mengatakan bahwa sekolah sudah mempersiapkan protokol kesehatan seperti penerapan 3M.

"Kalau untuk protokol kesehatan kita sudah persiapkan untuk wadah cuci tangan di depan sekolah walaupun memang sebelumnya sudah kita persiapkan. Kemudian ruangan sudah kita bagi jarak dengan maksimum 18 kursi dan meja dan semprot disinfektan," kata Sormin.

Tambah Sormin, pihak SMAN 1 Medan juga telah memberikan regulasi untuk membedakan jalur laki-laki dan perempuan dengan memberlakukan pengecekan suhu.

"Siswa juga sebelum masuk ke sekolah kita bagi dua jalurnya. Jadi ketika masuk pintu untuk laki-laki dan perempuan kita siapkan dulu dengan melakukan pengecekan suhu dan wajib pakai masker, itulah mekanisme untuk belajar tatap muka jika sudah ada keputusan," pungkas Sormin. (swisma)