Warga Tolak Divaksin akan Dikenakan Denda dan Pidana -->

Advertisement

Warga Tolak Divaksin akan Dikenakan Denda dan Pidana

Senin, 11 Januari 2021

MEDAN GLOBAL.COM, MEDAN

Dinas Kesehatan Sumut menyebutkan, masyarakat tak terkecuali tenaga kesehatan (nakes) yang menolak untuk vaksinasi akan dikenakan denda dan pidana.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes mengatakan masyarakat yang menolak untuk divaksin ini tidak hanya terkena denda materi saja, bahkan dipenjara pun bisa.

"Karena ini kan sudah ada dalam UU mengenai wabah. Siapa yang menghambat penanggulangan wabah dia akan terkena pidana 1 tahun," kata Alwi Hasibuan kepada wartawan, Kamis (7/1/2021).

Sisi lain, anggaran vaksin yang mencapai puluhan triliun akan sia-sia dan tidak akan memutus rantai penyebaran jika hanya sebagian kecil yang melakukan vaksinasi.

"Kalau hanya sebagian kecil orang tentu tidak menyelesaikan masalah secara luas dan hanya menyelesaikan masalah individu saja, tentu tidak akan memutuskan rantai penularan. Ini anggaran negara besar sekali ke vaksin ini. Sayang sekali jika hanya baca medsos yang tidak jelas yang menyebut program kita gagal," ujarnya.

Vaksin sebanyak 40 ribu dosis yang tiba di Sumut pada Selasa (5/1/2021) direncanakan akan diprioritaskan kepada nakes yang telah menerima SMS untuk mendapatkan vaksinasi.

"Semuanya yang memenuhi syarat untuk divaksin akan menerima SMS. Itu datanya dari BPJS lengkap dengan data penyakit komorbidnya. Yang berpenyakit itu tidak lagi berhak mendapatkan vaksin. Selain itu ada dari provider telekomunikasi, BPJS ketenagakerjaan, ini saya sudah terima SMS-nya," tutur Alwi.

Dalam penyaluran vaksin ini, Alwi menegaskan tidak ada lagi sosialisasi mengenai vaksin, lantaran sudah ada beragam informasi di media.

"Sosialisasi sudah cukup itu. Dimana-mana sudah ada mengenai informasi vaksin. Masyarakat yang tidak mau ya dia rugi. Kalau ada kesempatan divaksin ya harusnya diambil. Artinya kita dapat kesempatan untuk meningkatkan proteksi diri kita, sayang sekali jika ditolak," tutupnya. (swisma)