Gelar Halal bi Halal, Rektor UISU: Implementasikan Renstra Menuju Akreditasi Unggul -->

Advertisement

Gelar Halal bi Halal, Rektor UISU: Implementasikan Renstra Menuju Akreditasi Unggul

Senin, 31 Mei 2021

GLOBALMEDAN, MEDAN

Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP mengingatkan kepada seluruh pimpinan universitas, fakultas dan program studi untuk bersama-sama mewujudkan rencana strategis (Renstra) UISU 2019-2023, salah satunya meraih predikat akreditasi unggul.

"Untuk merealisasikan Renstra UISU dalam pencapaian akreditasi unggul itu akan dapat diraih dengan menguatkan silaturahmi, kebersamaan sehingga menghasilkan persamaan persepsi dan tindakan mulai dari unsur Yayasan, Universitas, Fakultas hingga ke level progdi menjalankan peran masing-masing menuju Pendidikan 4.0," kata Yanhar Jamaluddin, Senin (31/5/2021).

Untuk itu pada pelaksanaan halal bi halal yang diikuti seluruh keluarga besar UISU secara virtual  di ruangan Serbaguna Pusat Administrasi Jalan SM Raja Medan, Yanhar kembali mengingatkan pencapaian renstra UISU tersebut.

Hadir pada kegiatan itu, Rektor UISU beserta Wakil-wakil Rektor, Ketua Umum pengurus Yayasan UISU Prof. Ismet Danial Nasution, drg, Ph.D, Sp.Pros(K), FICD dan Ketua Pengawas Yayasan UISU, Sofyan SH.

Sementara itu, Ketua dan unsur Pembina Yayasan UISU serta pimpinan Fakultas, Program studi, Dosen dan Pegawai mengikuti kegiatan secara daring melalui aplikasi zoom.

Pada ajang silaturahmi itu, Rektor UISU atas nama pimpinan mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri dan permohonan maaf lahir dan bathin kepada seluruh keluarga besar UISU.

“Semoga dengan kegiatan ini, silaturahmi kita tetap terjadi, semakin kuat dan meningkatkan kebersamaan dalam  menjalankan peran pengelolaan Pendidikan tinggi di UISU. Terlebih lagi dalam situasi pandemi seperti ini,” ujarnya.

Melalui tema halal bi halal ‘Kuatkan silaturahmi, bangun kebersamaan ini rektor meminta tingkatkan sinergi menuju pendidikan 4.0 di tengah pandemi sangat tepat.

Menurut Rektor, saat ini UISU dihadapkan pada implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kita akan terus berupaya menjalankan MBKM dengan menerbitkan berbagai kebijakan dan peraturan sebagai pedoman pelaksanaan MBKM di lingkungan UISU,”tegasnya.

Salahsatunya melaksanakan revitalisasi terhadap kurikulum untuk mendukung kebijakan MBKM.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU, Prof. Ismet Danial Nasution, drg menyampaikan tema pelaksanaan halal bi halal kali ini mengandung 3 hal, yakni Ketiga menguatkan silaturahmi; membangun kebersamaan dan; meningkatkan sinergi.

Prof. Ismet Danial Nasution menegaskan kebersamaan sebagai suatu keluarga besar sangat penting.
“Dengan kebersamaan kita akan menjadi tim yang tangguh dan tidak akan goyah dengan kondisi apapun,” ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU itu yakin perguruan tinggi ini akan tetap tegar dan tetap jaya dalam mengemban amanah untuk mencapai visi dan misi universitas.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MUI Medan Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag dalam tausiyahnya membahas tentang silaturahmi, kebersamaan dan sinergi.

Menurut Hasan Matsum, silaturahmi harus dibangun berdasarkan rahmat Allah untuk sama-sama menerima kelebihan dan kekurangan orang-orang yang bersilaturahmi.

Dikatakannya, hubungan silaturahmi yang dibangun karena atas rahmat Allah akan berlangsung kekal. Sebaliknya jika dibangun atas dasar materi atau kepentingan maka tidak akan berlangsung lama.

Sedangkan sinergi, katanya, akan melahirkan kebersamaan. Namun yang terpenting, sinergi dan kebersamaan harus dijalankan dengan prinsip kesetaraan terhadap semua sistem dan sub sistem yang ada di didalamnya.

“Tidak ada yang boleh merasa lebih. Seperti halnya kelima ibu jari kita ini, walaupun berbeda bentuk dan ukuran tetapi kedudukannya sama dan setara,” katanya memberi perumpamaan. (swisma)