Ekonomi Sumatera Diprediksi Pulih di Triwulan II-2021 -->

Advertisement

Ekonomi Sumatera Diprediksi Pulih di Triwulan II-2021

Kamis, 15 Juli 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
Perekonomian Sumatera pada triwulan I- 2021 tercatat membaik dengan kontraksi yang semakin kecil menjadi 0,86% (yoy).

“Perbaikan itu terjadi karena didorong pertumbuhan ekonomi di seluruh provinsi,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw BI Sumut), Soekowardojo pada webinar nasional 2nd Sumateranomic Menakar Peluang Pemulihan dan Prospek Perekonomian Indonesia serta Regional Sumatera 2021, Kamis (15/07/2021). 

Disebutkannya, berdasarkan kondisi terkini, perekonomian Sumatera diyakini kembali pulih ke arah positif pada triwulan II-2021 didorong penguatan di seluruh provinsi meskipun relatif terbatas. Penguatan ini dipicu dampak apresiasi harga komoditas dan permintaan global yang berpengaruh pada aktivitas ekspor. 

Soekowardojo juga menyebutkan, Indeks Harga Konsumen di wilayah Sumatera terpantau masih lemah atau melambat dari 1,82% (yoy) pada Mei menjadi 1,76% (yoy) di Juni. 

“Hal ini berkaitan dengan meningkatnya pasokan cabai di hampir seluruh provinsi di Sumatera karena panen raya sehingga berdampak pada deflasi volatile food secara bulanan,” ungkap Soekowardojo. 

Soekowardojo menyebutkan hasil survei dan liaison Sumatera turut mengonfirmasi berlanjutnya perbaikan di seluruh lapangan usaha. 

Dengan demikian di 2021, prospek ekonomi Sumatera secara keseluruhan tahun diperkirakan akan mengalami akselerasi dengan peluang adanya perbaikan harga komoditas utama dan disiplin prokes dalam implementasi CHSE untuk mendorong kinerja MICE dan pariwisata domestik.

Sementara risiko yang perlu diperhatikan adalah kembali meningkatnya kasus covid-19, implementasi vaksin yang belum cepat, sehingga berdampak pada pelemahan permintaan domestic, dan terhambatnya pelaksanaan program pemulihan. 

 Pada webinar Nasional 2 nd Sumatranomics ini merupakan kerjasama KPw BI Sumut bersama dengan Dewan Riset dan Inovasi (DRIN) Sumut yang sejalan dengan komitmen dan target Pemerintah untuk mengakselerasi perekonomian Indonesia di 2021 . 

Webinar Nasional 2 nd Sumatranomics ini dilakukan secara virtual dengan turut mengundang beberapa pembicara expertise di bidangnya, yaitu David Sumual selaku Chief Economist BCA dan Prof. Iwan Jaya Aziz, guru besar di Universitas Cornell dan Universitas Indonesia.  


Soekowardojo pada sambutannya menyampaikan kinerja perekonomian global terus mengalami perbaikan, meskipun di negara berkembang magnitudenya tidak sekuat di negara maju. 

Sinergi dengan berbagai stakeholder baik dengan lembaga Pemerintah Pusat, antar Pemerintah Daerah, maupun berbagai elemen masyarakat perlu terus ditingkatkan untuk mengoptimalkan percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Pelaksanaan 2 nd Sumatranomics menjadi salah satu langkah yang ditempuh KPw BI Sumut untuk memperoleh rekomendasi kebijakan untuk pemulihan ekonomi nasional khususnya di Sumatera.

Tujuan penyelenggaraan 2 nd Sumatranomics 2021 ialah menjaring karya tulis dari akademisi dan praktisi khususnya terkait strategi mendorong percepatan pemulihan ekonomi wilayah Sumatera, khususnya pada era new normal. 

Kegiatan ini juga ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang perkembangan ekonomi dan isu strategis yang terjadi di wilayah Sumatera, sekaligus menggali rekomendasi dan solusi kreatif untuk mengatasi berbagai kendala yang ada di Sumatera. 

Lebih lanjut, hasil pemikiran yang dituangkan dalam paper dapat mendukung rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah baik di tingkat regional Sumatera maupun Pemerintah Pusat.

Pada 2 nd Sumatranomics Call for Paper yang telah berlangsung terdapat dua jenis kategori paper yang dilombakan yakni General Paper dan Regional Economic Mode/ling Paper dan terbuka untuk umum.  

Batas penerimaan fu// paper pada 3 1 Agustus 2021 yang hasilnya akan diumumkan pada acara puncak di akhir Oktober 2021 . Informasi lebih detil dapat dilihat melalui website www.sumatranomics.com. ( swisma)