Gelar Webinar, JNE Dorong Kebangkitan UKM di Era Pandemi dengan Inovasi dan Transformasi Digital -->

Advertisement

Gelar Webinar, JNE Dorong Kebangkitan UKM di Era Pandemi dengan Inovasi dan Transformasi Digital

Minggu, 04 Juli 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN

Kemajuan UKM memiliki dampak yang signifikan untuk menstabilkan perekonomian negara, terutama di masa pandemi ketika sektor perekonomian terdampak secara signifikan.

Sumbangsihnya terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) yang mencapai ribuan triliun, tentunya didorong peningkatan transformasi digital UKM di seluruh Indonesia.

Mendukung sektor UKM  untuk bersaing di dunia digital, JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Gollaborasi Bisnis Online 2021 Kota Medan.

Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Medan dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

Webinar kali ini dibuka  Edwina Yudianti, North Sumatera Regional Head. Menurutny webinar ini dapat menjadi wadah bagi para UKM untuk berbagi insight mengenai strategi apa yang harus ditempuh UKM di era digital.

Hal ini sejalan dengan pernyataan dari Fikri Alhaq Fachryana selaku Branch Manager JNE Medan.

“Tahun ini kita masuk ke dalam suatu tema besar yaitu menjadi Global Company. Kita memulai dengan beberapa prinsip untuk memulai pelayanan terbaik. Salah satunya adalah melaksanakan prinsip digitalisasi," katanya.

Disebutkannya saat ini dari sisi pick-up sudah digital, kemudian juga sudah me-launching sistem tracing yang lebih detail, untuk global pihaknya juga ingin meningkatkan kompetensi.

"Bagi bisnis kurir, yang paling penting adalah people, kurir kami yang sangat luar biasa. JNE sangat concern dengan sisi spiritual, emosional, dan intelektual kurir yang terus kami tingkatkan,” ujar Fikri dalam acara Gollaborasi Bisnis Online yang digelar secara virtual via Zoom, Jumat (2/7/2021).

JNE Medan siap berkolaborasi dengan para pelaku usaha untuk memberikan solusi jasa pengiriman bagi para UKM melalui berbagai program.

Salah satunya program itu adalah dengan dihadirkannya JNE Digital Marketing Consulting yang menyediakan berbagai layanan bagi para UKM seperti pelatihan fotografi, pembuatan katalog dan konten menarik serta membangun traffic yang tinggi di sosial media.

Untuk mendorong pasar regional, JNE juga melakukan inovasi pada segi pricing, yaitu menurunkan tarif di berbagai kecamatan di Pulau Sumatera.

Tak hanya itu, JNE bersama dengan komunitas UKM sedang menggagas marketplace yang menjual produk lokal. Langkah ini diharapkan dapat melebarkan sayap pelaku UKM.

Gelaran webinar ini turut dihadiri Tri Handayani S,Pd., selaku Komisaris CV Raja Patin Indonesia.

Tri menyampaikan pandemi Covid-19 berdampak signifikan bagi usahanya. Pihaknya mengalami penurunan omset hingga 45% pada awal pandemi.

Menghadapi hal ini, Tri menyampaikan pentingnya memanfaatkan penjualan online untuk mempertahankan pasar, didukung kurir jasa logistik sebagai garda terdepan pengiriman.
“Kalau strategi kita ada di team marketing dan reseller, mitra kita banyak terpapar Covid, namun karena adanya penjualan online dan kurir yang terpercaya, kita tidak perlu kontak fisik dengan pelanggan. Offline kita tumbang, tapi pengiriman masih jalan. Bagi kami kurir ini ada di baris terdepan. Kita melakukan pengiriman mitra dan dropshipper, mitra pun mengirimkan produk kami melalui JNE.

Kolaborasi logistik dengan pihak UKM memang tidak bisa dipisahkan”, tutur Tri.

Tri berharap pelaku usaha di Indonesia mampu berjalan berdampingan bahkan dengan para kompetitor di era pandemi Covid-19 agar peluang baru tak henti berdatangan.

Sementara itu, owner Galery Ulos Sianipar Medan, Robert Maruli Tua Sianipar SE menyampaikan pentingnya inovasi bagi para pelaku usaha dalam menghadapi serangan pandemi Covi-19.

“Kita harus menyikapinya dengan tenang, jangan terlalu grusa- grusu yang nantinya tidak tentu arah," katanya.

Untuk pandemi ini perlu berfikir bagaimana cara membuat inovasi baru. Menurut pengusaha ulos ini perlu dilakukan pendekatan dengan membentuk desain yang baru, memberikan harga semurah mungkin tapi tidak menjatuhkan harga orang lain.

"Selain juga join dengan usaha-usaha lain yang sejenis dengan kita. Itu langkah yang ditempuh di waktu pandemi Covid ini. Kita pernah mengalami penurunan omset 90%, bahkan sampai membayar karyawan dengan uang sendiri. Tapi kita sebagai pengusaha kecil juga harus berpangku tangan dan tidak memulangkan karyawan,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Medan merupakan kota ke-32 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 yang sebelumnya telah dilakukan di Mojokerto.

Gelaran webinar ini turut hadir dalam rangka memperingati hari jadi kota Medan yang ke-431 pada 1 Juli 2021. 

Setelah Kota Medan, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Tanjung Pandan pada 6 Juli 2021.

Roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate. ( swisma)