Cerita Investor Nusantara Serunya Berinvestasi -->

Advertisement

Cerita Investor Nusantara Serunya Berinvestasi

Kamis, 26 Agustus 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) dari berbagai kantor perwakilan mengajak para investor untuk menceritakan keseruan berinvestasi, baik kisah suka maupun duka dalam investasi saham melalui Ceria atau cerita investor nusantara secara virtual zoom, Selasa (25/8/2021)

Acara Ceria itu digelar dalam rangka meramaikan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia dengan menampilkan 8 narasumber perwakilan investor dari berbagai daerah dan berbagai profesi. Mulai mahasiswa, dokter, satpam, driver ojek online, wartawan hingga penggiat disabilitas.

Pemilihan narasumber yang beragam dan dari berbagai latar belakang ekonomi bertujuan untuk menghapus paradigma yang selama ini beredar di masyarakat bahwa investasi di pasar modal harus orang orang berduit.

“Semua bisa berinvestasi. Semua memiliki hak yang sama untuk sejahtera. Pasar   modal menjadikan masyarakat merdeka secara finansial,” kata moderator acara, Emon Sulaeman.

Dalam kegiatan ini, banyak kisah yang disampaikan para narasumber seperti Yulianto, investor berkebutuhan khusus karena tidak mampu melihat dengan sempurna.

Yulianto seorang tunanetra asal Solo yang membeli dan menjual saham menggunakan bantuan suara.

“Ada alat khusus untuk para tunanetra membaca melalui suara. Kami coba dan ternyata bisa,” cerita Yulianto.

Perjuangan Yulianto pun menuai hasil. Ia mampu mewujudkan impiannya untuk memiliki rumah.

“Ada program rumah subsidi akhirnya saya coba cek saham dan saham saya dan ternyata naiknya cukup banyak dan bisa saya buat DP rumah,” katanya lagi.

Cerita lain dari driver ojek online, M. Risky asal Riau. Ia berusaha menyisihkan uang pendapatannya untuk berinvestasi saham.

“Saya sadar bahwa kebutuhan kedepan semakin besar. Saat ini saya sudah punya pendapatan meskipun terbatas, namun saya sisihkan untuk beli saham. Dan saya sudah merasakan bagaimana mengatur keuangan yang baik dengan berinvestasi saham,” tuturnya.

Tak kalah menarik cerita dari jurnalis asal Medan, Julie Simanjuntak. Meskipun saat ini sahamnya sedang minus karena dampak pandemi, Ia justru melihat ini peluang untuk membeli lagi di harga bawah.

 “Sudah lama saya tahu pasar modal, mungkin 5 tahun lalu tapi tidak saya praktikan. Ternyata setelah saya terjun saya menyesal kenapa kok tidak dari dulu saya beli saham,” ungkapnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut, Muhammad Pintor menjelaskan, kegiatan Ceria ini akan terus berlanjut dengan cerita cerita investor dari berbagai daerah.

“Dengan adanya program ceria ini, diharapkan dapat mendorong niat dan memotivasi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sarana untuk mempersiapkan kemerdekaan finansial,” katanya. (swisna)