Gojek dan 90 Ribu Mitra Driver Peringati Kemerdekaan RI #BangkitBersama dari Pandemi Covid-19 -->

Advertisement

Gojek dan 90 Ribu Mitra Driver Peringati Kemerdekaan RI #BangkitBersama dari Pandemi Covid-19

Senin, 23 Agustus 2021

MEDANGLOBAL.COM, MEDAN

Keseriusan komitmen Gojek untuk terus membantu mitra drivernya selama pandemi Covid-19, telah dilaksanakan dengan nyata sejak awal lewat berbagai inisiatif terkait bantuan pendapatan, penyediaan perlengkapan kesehatan, termasuk vaksinasi, serta bantuan yang meringankan beban biaya harian mitra driver.

Pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini, Gojek mempertegas komitmennya melalui Festival #BangkitBersama Mitra Driver Gojek 2021 serta inisiatif-inisiatif lainnya.

"Hari Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, menjadi momentum bagi kami untuk terus mendukung mitra driver, khususnya dalam mendapatkan perlindungan tambahan lewat vaksin," kata Head of Indonesia Region Gojek, Gede Manggala, dalam jumpa pers daring, Senin (23/8/2021)

Disebutkannya pendekatan persuasif dijalankan seiring dengan langkah nyata menyediakan fasilitas vaksin maupun informasi agar semakin banyak mitra driver proaktif tergerak untuk mendatangi pusat layanan vaksinasi terdekat di wilayahnya.

Menurut Gede Manggala, selama 6 bulan program percepatan vaksinasi Gojek berjalan, apresiasi datang dari berbagai pihak.

Berdasarkan survei persepsi mitra driver terhadap program vaksinasi menunjukkan bahwa 94 persen mitra driver puas terhadap layanan di Pos Pelayanan Vaksinasi Gojek-Halodoc maupun vaksinasi di kantor operasional Gojek.

Fasilitas ini dinilai mitra driver pendaftarannya mudah (96 persen), berlangsung lancar dan tertib (96 persen), berlangsung cepat (94 persen) mengingat prosesnya difasilitasi secara teratur lewat aplikasi.

Sebanyak 95 persen mitra juga menilai petugas serta tenaga kesehatan yang ada, sangat membantu proses pelaksanaannya.

Lewat adanya inisiatif vaksinasi ini, 96 persen mitra juga merasa Gojek peduli terhadap kesehatan mereka berkat adanya posko vaksin khusus mitra driver.

 Mitra driver mengaku merasa lebih aman (88 persen) dan percaya diri (90 persen), khususnya dari aspek keamanan dan kesehatan untuk kembali bekerja melayani kebutuhan masyarakat.

Hadir pada diskusi tersebut dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid., Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan mengatakan, vaksinasi memberikan perlindungan pada diri, sehingga kita tidak menjadi sumber penularan bagi orang yang kita sayangi.

" Proteksi ini kita harapkan mampu menciptakan kekebalan kelompok dimana kita berharap vaksinasi ini segera kita selesaikan untuk menyasar 208 juta sasaran vaksinasi. Untuk mencapai ini, kami mendapatkan support luar biasa dari Gojek dan mitranya di mana masyarakat bisa mengakses lokasi-lokasi vaksinasi,” ujarnya.

dr. Nadia juga menekankan pentingnya edukasi seperti yang Gojek jalankan kepada mitranya. Menurutnya
peran swasta sangat penting tak hanya menyediakan sentra vaksinasi, tapi juga dalam mengedukasi. Bayangkan berapa jumlah mitra Gojek yang dimiliki saat ini.

"Kalau mitra Gojek yang telah teredukasi ini mengajak keluarganya dan mengajak masyarakat sekitarnya untuk divaksin, ini luar biasa. Mitra Gojek juga bisa menjadi contoh buat masyarakat dan sekitarnya agar mau divaksin,” katanya

Di kesempatan yang sama, Ahmad Yani, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan RI menuturkan, apa yang sudah dilakukan Gojek besar sekali manfaatnya, mengajak masyarakat berpartisipasi dalam vaksinasi.

Sudah banyak yang dilakukan Gojek untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi. Ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program kita semua dalam mempercepat vaksinasi. Saya kira, apa yang dilakukan Gojek sudah menjadi bagian dari dukungan korporasi untuk pemerintah,” ungkapnya.

Sebelumnya Gojek telah menyediakan pos pelayanan vaksinasi bekerja sama dengan Halodoc, pemerintah daerah, TNI-Polri maupun otoritas pemerintah lainnya di puluhan kota di Indonesia.

Hingga saat ini ratusan ribu mitra driver di 70 kota telah mengikuti program vaksinasi.Program kesejahteraan mitra driver dengan total bantuan senilai lebih dari Rp125 miliar  juga telah dijalankan sejak 2020 hingga saat ini.

Di dalamnya mencakup bantuan keringanan beban biaya harian, misalnya lewat penyediaan sembako, serta makanan murah dan sehat bagi mitra dan keluarga.

Selain itu bantuan peralatan kesehatan; serta bantuan pendapatan salah satunya memberikan dana tunai bagi mitra yang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

Bahkan bantuan juga pengembangan fitur-fitur baru yang dapat meningkatkan pendapatan mitra driver. (swisma)