Istri Almarhum Fitriadi Terima Bantuan Santunan dan Sembako -->

Advertisement

Istri Almarhum Fitriadi Terima Bantuan Santunan dan Sembako

Selasa, 03 Agustus 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN

Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubos SH kembali gulirkan bantuan sembako dan santunan kepada istri almarhum wartawan Harian Mimbar Umum, Fitriyadi (40). 

Kegiatan gerakan sosial ini, wujud  kebersamaan yang dilakukan oleh Chairum Lubis kepada pengurus, anggota dan masyarakat sekitarnya. 

"Tentunya ini adalah salah satu program saya melakukan gerakan sosial  mengangkat  hidup  jerajat pengurus dan masyakarat di tengah  wabah Covid - 19 di Indonesia khusunya di Kota Medan, " ucap Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis  SH di Markas Pewarta di Jalan Medan Area Selatan, Selasa (3/8/2021).

Didampingi Zak Rambo, Chairum menyebutkan, keluarga Almarhum Fitriadi sangat layak mendapat bantuan dari Pewarta Polrestabes Medan. Yang mana, semasa hidupnya almarhum juga berjasa dalam membesarkan portal media online pewarta.co.

"Saya bantu masyarakat tulus dan ikhlas untuk mengangkat hidup masyarakat yang ada di Kota Medan, " tambahnya.

Chairum Lubis, SH mengatakan kegiatan sosial ini adalah merupakan program kerja Pewarta Polrestabes Medan tanpa memandang suku dan agama.

"Siapa pun yang mendapatkan musibah pasti dibantu, " tutur  Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut.

Kegiatan pemberian santunan dan sembako yang selama ini dilaksanakan tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Panca Putra Simanjuntak, MSi dan Waka Polda Sumut, Brigjen Pol H Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi.

Selain itu arahan dari Kasektupa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SIK MSi.

Sementara itu, istri almarhum Yanti mengaku, bahagia mendapatkan bantuan dari Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis.

"Alhamdulillah saya senang mendapatkan bantuan ini, karena zaman sekarang serba susah. Membantu juga untuk tambahan makan anak-anak saya, " terangnya.

Yanti mengatakan, setelah suaminya  tidak ada sekarang dia yang menjadi tulang punggung buat anak-anak.

"Saya jual gorengan di depan rumah, " tandasnya. ( swisma)