Rugikan Negara  Rp19,5 M DJP Sumut I Serahkan Tersangka Penerbit Faktur Pajak TBTS  ke Kejaksaan -->

Advertisement

Rugikan Negara  Rp19,5 M DJP Sumut I Serahkan Tersangka Penerbit Faktur Pajak TBTS  ke Kejaksaan

Jumat, 06 Agustus 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN

Upaya penegakan hukum terus dilakukan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Kali ini, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah Kanwil Direktorat Jenderal Pajak DJP Sumatera Utara I (Kanwil DJP Sumut I) menyerahkan pelimpahan tanggung jawab barang bukti dan tersangka (P22) kepada Kejaksaan Negeri Medan dan Kejaksanaan Negeri Binjai, terkait dengan tindak pidana di bidang perpajakan.

Kepala Kanwil DJP Sumut I Eddi Wahyudi menyebutkan, tersangka EWH diduga kuat melakukan tindak pidana perpajakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 39A huruf a dan/atau Pasal 39 ayat (1) huruf d UU KUP.

"Perbuatan tersangka merugikan negara  sebesar Rp19,5 miliar dari sektor perpajakan karena faktur pajak Tidak Berdasarkan Transaksi Sebenarnya (TBTS)," kata Eddi didampingi Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Bismar Fahlerie, Jumat (6/8/2021)

Tersangka diancam dengan hukuman pidana penjara paling singkat 2  tahun dan paling lama 6 tahun serta denda paling sedikit 2  kali jumlah pajak dalam faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan/atau bukti setoran pajak dan paling banyak 6 kali jumlah  pajak dalam faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan/atau bukti setoran pajak.

Dijelaskan Eddi, penyidikan tindak pidana perpajakan merupakan upaya penegakan hukum yang diatur di peraturan perpajakan yang berlaku.

Pada kasus ini, katanya DJP bekerja sama dengan Polri dan Kejaksaan akan selalu berupaya menindak tegas para pelaku tindak pidana perpajakan

Dengan langkah penegakan hukum ini diharapkan dapat memunculkan rasa keadilan. ( swisma)