Targetkan Raih Akreditasi Internasional,Gubsu Resmikan Integrated Laboratory Wahdatul Ulum UIN Sumut -->

Advertisement

Targetkan Raih Akreditasi Internasional,Gubsu Resmikan Integrated Laboratory Wahdatul Ulum UIN Sumut

Jumat, 13 Agustus 2021


GLOBALMEDAN.COM , MEDAN


Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) kini memiliki Integrated Laboratory Wahdatul Ulum yang diresmikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi di kampus IV Tuntungan, Kamis (12/8/2021). 

"Dengan hadirnya laboratorium terintegrasi ini, saya berharap agar kualitas lulusan semakin meningkat dan betul-betul menjadi alumni yang siap pakai dan aplikatif di tengah masyarakat," kata Rektor UIN Sumut Prof Dr Syahrin Harahap, MA saat peresmian laboratorium itu  di ruang seminar Gedung Laboratorium kampus IV Tuntungan, Kamis (12/8/2021). 

Rektor mengakui, ilmu pengetahuan kadang mengalami hambatan dan kendala ketika akan diterapkan di tengah masyarakat karena terjadinya kekosongan antara pembelajaran teoritis dengan kenyataan di kehidupan.

Menurutnya kekosongan tersebut harus diisi dengan adanya aktivitas laboratorium di lembaga pendidikan sebelum diterapkan di masyarakat, sekaligus sebagai penguat untuk menciptakan lulusan yang siap pakai dan aplikatif.

“Ilmu sering tidak tersambung dengan pelaksanaan di lapangan. Tidak bisa diterapkan karena terjadi kekosongan antara teori dengan kenyataan atau kehidupan. Kekosongan seperti jurang itu seharusnya diisi oleh laboratorium, jadi teori itu dipelajari, dipraktikkan di laboratorium lalu diamalkan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Menurut rektor, aset terbesar umat Islam di Sumut adalah UIN Sumut dan diharapkan Gubsu turut menjaga hal tersebut yang menjadi kebanggaan dan kesyukuran masyarakat.

Dipaparkannya, selain perpustakaan kampus yang sudah meraih akreditasi A nasional, saat ini diupayakan agar laboratorium yang diresmikan ini meraih akreditasi internasional.

"Puluhan jenis laboratorium yang disediakan tersebut mempunyai berbagai peralatan dan perlengkapan canggih dan modern sesuai dengan bidangnya dengan jumlah anggaran peralatan sekitar Rp40 miliar," ungkapnya.

Rektor mengaku optimis, laboratorium terintegrasi ini menjadi yang terdepan di Sumut.

Ia juga memaparkan visi pengembangan keilmuan UIN Sumut yakni integrasi ilmu atau penyatuan ilmu (integration of knowledge).

 Rektor menceritakan, peninggalan kolonialisme dan bekas imperialisme menyebabkan pemisahan ilmu umum dan ilmu agama sehingga terjadi dikotomi ilmu di nusantara dan Indonesia. 

“Ilmu itu berasal dari Allah, para rasul dan para ulama. Tapi dipisahkan oleh sekularisme. UIN Sumut berupaya menyatukan kembali dengan paradigma wahdatul ulum,” ujarnya.

Rektor menyampaikan, di laboratorium terpadu ini bahkan disediakan fasilitas untuk menguji spesimen dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang akan beroperasi dan diharapkan menjadi sentra PCR umat Islam di Sumut.

Berbagai gerakan ini, katanya, sebagai upaya mengembangkan kejayaan dan peradaban Islam di Sumut di masa mendatang.

Sementara itu, Gubsu Edy Rahmayadi berpendapat, laboratorium menjadi sarana penting untuk mempraktikkan teori yang dipelajari sebelum nantinya diamalkan dan diterapkan di tengah masyarakat.

Ia mengharapkan hal itu dapat meningkatkan kualitas lulusan UIN Sumut untuk berkarya di masyarakat dan mengisi pembangunan.

Sebagai pimpinan Dewan Penyantun UIN Sumut, ia mendukung setiap kemajuan kampus Islam tersebut karena juga mendukung pembangunan di Sumut.

Usai meresmikan laboratorium yang ditandai dengan pemotongan pita, Gubsu dan Rektor UIN Sumut bersama rombongan lalu meninjau sejumlah laboratorium di gedung berlantai empat tersebut lengkap dengan berbagai peralatan dan didampingi pemandu ruangan.

Puluhan laboratorium kini tersedia untuk mendukung pembelajaran mahasiswa, di antaranya laboratorium kesehatan lingkungan, komputer jaringan, epidemiologi, fisika material dan riset, fisika kuantum, genetik, pemrograman dasar, bahasa, promosi kesehatan dan ilmu perilaku, gizi, biologi dasar, anatomi, elektronik dan robotik, komputer vision, fisika dasar dan kimia.

Hadir dalam peresmian tersebut Gubsu Edy Rahmayadi, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Prof Drs Syaifuddin MA Phd, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Ketua Senat UIN Sumut Prof Dr Saipul Akhyar Lubis MA, para wakil rektor, dekan, wakil dekan, para kepala laboratorium jajaran dan segenap sivitas kampus Islam negeri tersebut. (swisma)