Tawas dan Daun Mint jadi Bahan Alami Pembuatan Deodorant Spray -->

Advertisement

Tawas dan Daun Mint jadi Bahan Alami Pembuatan Deodorant Spray

Rabu, 18 Agustus 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN

Tim PKM-K Unimed berhasil membuat  deodorant  Spray Wasint. Nama produk ini diambil dari bahan baku pembuatannya menggunakan tawas dan daun mint segar, yang berkhasiat untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.

Tim PKM-K ini diketuai Denisa Reyka Sinaga (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), beranggotakan Novita Silaban (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Yusri Kurnia Pasaribu (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Debora Silvia (Pendidikan Kimia), dan Sinta Sianipar (Ilmu Ekonomi) didampingi dosen pendamping Try Wahyu Purnomo S.Pd MPd.

Denisa selaku ketua Tim PKM-K menjelaskan pada umumnya produk deodorant yang diperjual belikan mengandung kadar alkohol yang tinggi, sehingga jika digunakan terlalu sering maka akan mengakibatkan kulit kering.

Deodorant yang lazim digunakan masyarakat biasanya berbentuk roll on dan antiperspirant. Deodorant jenis ini kurang baik digunakan dalam jangka panjang karena dapat menghambat pori-pori sehingga menjadi salah satu  pemicu penyebab kanker.

Inovasi pembuatan Deodorant Spray Wasint dengan menggunakan tawas dan daun mint dikarenakan kedua bahan alami tersebut memiliki berbagai manfaat bagi kulit.

Tawas dikenal sebagai garam mineral yang antimikroba, antiseptik, dan tidak bersifat antiperspirant sehingga ramah untuk berbagai jenis kulit.

Selanjutnya penggunaan ekstrak daun mint akan menambah sensasi segar, nyaman dan tidak lengket apabila digunakan.

Perpaduan kedua bahan alami tersebut sangat cocok digunakan untuk menjaga kulit tetap sehat dan membuat ketiak tampak lebih cerah.

Sebagai produk hasil PKM-K Deodorant Spray ini siap dipasarkan dalam bentuk botol berukuran 60 ml dan dibandrol dengan harga Rp 15.000.

Selain itu, produk ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau kaki karena terlalu lama menggunakan sepatu.

Produk Deodorant Spray Wasint sudah melalui tahap uji testimony dan mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan remaja sampai dewasa sehingga dapat dipastikan aman pada kulit.

Selanjutnya Try Wahyu Purnomo selaku dosen pendamping mengatakan bahwa dengan adanya produk ini diharapkan dapat menjadi solusi ampuh yang ekonomis, praktis dan alami untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang memiliki masalah terhadap bau badan.

"Program PKM merupakan wadah kreatif bagi mahasiswa untuk membuat produk-produk yang inovatif. Hal ini, dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk membuat komoditas yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Salah satunya yaitu produk Deodorant Spray Wasint”, tutupnya. ( swisma)