BI Targetkan 500 Merchant QRIS di Sumut hingga Akhir 2021 -->

Advertisement

BI Targetkan 500 Merchant QRIS di Sumut hingga Akhir 2021

Rabu, 29 September 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara
(KPw BI Sumut) menargetkan jumlah merchant Quick Response Code Indonesian Standard
(QRIS) di Sumut mencapai 500.000 hingga akhir 2021 ini.

“Hingga 24 September 2021 ini sudah tercapai 91 persen atau sekitar 455,4 ribu merchant QRIS di Sumut," kata Kepala KPw) BI Sumut Soekowardojo saat Bincang Bareng Media (BBM) melalui zoom meeting, Selasa (28/9/2021). 

Disebutkannya dari target tersebut, sudah 91 persen dari target tambahan difokuskan di wilayah Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo (Mebidangro).

Karena itu Bank Indonesia juga optimis target 500 ribu merchant QRIS di Sumatera Utara hingga akhir Desember 2021 mendatang bisa tercapai.

Adapun dari keseluruhan total merchant QRIS di Sumatera Utara, sebanyak 298 ribu di antaranya merupakan merchant dengan skala usaha mikro.

Soekowardojo juga menyebutkan BI terus mengembangkan penggunaan QRIS. Saat ini QRIS Crossborder telah dilakukan uji coba di Thailand sejak 17 Agustus 2021 dan akan dikembangkan ke negara lain seperti Singapura, Jepang, Korea dan Arab Saudi.

Sedangkan fitur QRIS TTS sedang dilakukan ujicoba dalam sandbox yang dimulai sejak 1 Juli 2021.

Soekowardojo menjelaskan, saat ini KPwBI Sumut terus mendorong perluasan QRIS, sehingga dapat digunakan pada berbagai komunitas seperti kuliner/kriya khas daerah, rumah ibadah, pariwisata, lingkungan pendidikan, Pemda, warung, pasar, dan berbagai komunitas lainnya.

Dijelaskannya QRIS tidak hanya memberikan manfaat bagi konsumen, tetapi juga memberikan banyak sekali manfaat bagi penjual/merchant.

"Jadi bagi yang saat ini memiliki usaha dan ingin mendaftarkan usahanya sebagai merchant QRIS, bisa mendapatkan penjelasan lebih lanjut melalui BI atau perbankan terdekat," Soekowardojo.

Lebih lanjut dikatakan Soekowardojo, program perluasan Bank Indonesia kepada komunitas juga terus dilaksanakan di antaranya kepada para debitur PNM Sumatera Utara serta melalui program Digital Bootcamp bersama GenBI.

Sementara untuk target secara nasional, ujar Soekowardojo, implementasi standar kode QR Nasional Quick Response Code Indonesian Standard telah mencapai 10,45 juta dari target 12 juta merchant hingga akhir 2021.

Posisi 17 September sudah 10,4 juta merchant dan 96 persennya usaha mikro dan kecil. Jadi QRIS sudah dinikmati berbagai segmen dari pedagang kaki lima (PKL), toko terkemuka di mall hingga tempat ibadah.

Secara nasional, ujarnya, Bank Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan dari perkembangan merchant QRIS.

Pada triwulan I 2020 saat QRIS pertama kali dikenalkan, tercatat 3,08 juta merchant pengguna, kemudian naik menjadi 6,69 juta merchant di triwulan I 2021, lalu menjadi 7,85 juta merchant pada triwulan II 2021.

Turut hadir dalam Bincang-bincang Media (BBM) tersebut, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Ibrahim, Warsono, Poltak Sitanggang, Nasrullah, Bambang Utomo dan pejabat BI Sumut lainnya.  ( swisma)