BPS Sumut Menuju Satker Bebas Korupsi -->

Advertisement

BPS Sumut Menuju Satker Bebas Korupsi

Selasa, 28 September 2021

GLOBALMEDAN.COM, LUBUKPAKAM
Badan Pusat Statistik Sumatera Utara ( Sumut) sedang berupaya untuk menjadi satker berpredikat wilayah bebas korupsi ( WBK)

"Untuk itu kami minta dukungan semua pihak  karena reformasi birokrasi adalah agenda prioritas yang harus dilaksanakan menuju ke arah yang lebih baik," ungkap Kepala BPS Sumut Dr Syech Suhaimi SE MSi pada workshop wartawan dalam rangka pembinaan dan  ekspose data sosil ekonomi Sumut 2021, Selasa (28/9/2021).

Suhaimi menyebutkan, Survei Hasil Pelaksanaan Reformasi Birokrasi ( SHPRB) akan dilaksanakan untuk memotret pelaksanaan reformasi dan birokrasi yang telah dilakukan BPS.
Karena itu Suhaimi berharap masyarakat berperan dan membantu dengan memberikan data SHPRB   pelayanan statistik dengan sebenar benarnya .

"Masyarakat dapat menjadi responden yang baik untuk mendukung
penyelenggaraan statistik, aktif melaporkan diri untuk mendukung
sistem registrasi yang lebih baik, serta aktif memberikan umpan balik," sebutnya.

Pada workshop wartawan yang digelar di hotel Thong's Inn, Lubuk pakam ini berlangsung selama 3 hari ( 28-30/9/2021).

Hadir pada kegiatan ini Koordinator Fungsi (KF) Distribusi BPS Sumut Dinar Butar-butar, Koordinator Fungsi BPS Sumut Dwi Prawoto, KF Neraca Wilayah dan Analisis Statistik (Nerwilis) Taulina Anggrarani, Statistisi Madya, Frits Fahridws Damanik dan Nizaruddin 

Disebutkan Suhaimi, BPS berperan sebagai penyelenggara statistik dasar maupun sebagai pembina kegiatan statistik sesuai amanah UU Statistik, sudah seyogyanya BPS  berkolaborasi dengan perguruan tinggi dengan memberikan literasi statistik untuk mendukung tri dharma perguruan tinggi.

Begitu pula sebaliknya, BPS juga memerlukan masukan dan ruang
diskusi untuk terus berbenah untuk menyempurnakan penyelenggaraan statistik dasar yang melalui Forum Masyarakat Statistik.

Menurutnya melakukan pembangunan nasional hingga level daerah tak cukup hanya dilakukan  satu pihak saja, namun harus ada sinergi dan kerjasama oleh banyak pihak.

Workshop wartawan yang digelar BPS juga dilakukan agar peran media dalam mewartakan indikator statistik sesuai dengan kaidah.

Demikian juga berbagai bentuk focus group discussion kepada sektor swasta juga terus bergulir agar terus mendukung kegiatan statistik dan
meningkatkan respons rate survei BPS.

Dijelaskan Suhaimi, proses pengumpulan data yang dilakukan BPS menggunakan berbagai metode, mulai dari yang konvensional hingga yang moderen.

Hasil statistik yang diselenggarakan
BPS diumumkan dalam Berita Resmi Statistik (BRS) secara teratur dan transparan agar masyarakat dengan mudah mengetahui dan atau mendapatkan data yang diperlukan.

Bahkan data BPS terkini dapat diakses melalui website BPS maupun aplikasi android “”Allstat BPS” yang memudahkan pengguna data untuk memperoleh data makro maupun mikro yang telah dikumpulkan BPS. Selain itu terdapat layanan live chat pada website BPS yang membantu pengguna data untuk berkonsultasi.( swisma)