Tourism Malaysia Medan Pemenang Lake TobaTourism Award 2021 -->

Advertisement

Tourism Malaysia Medan Pemenang Lake TobaTourism Award 2021

Jumat, 24 September 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
Tourism Malaysia Medan berhasil memenangkan salah satu kategori pada ajang Lake Toba Tourism Awards 2021 yang diselenggarakan ITTA Foundation, yaitu kategori Leading Foreign Tourism Office.

Anugerah tersebut diserahkan langsung Presiden ITTA Foundation, Panca R Sarungu kepada Direktur Tourism Malaysia Medan (Konsul Pelancongan Malaysia), Hishamuddin Mustafa di JW Marriott Hotel Medan pada Kamis (23/9/2021).

Acara ini turut mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA MBA, President ITTA Foundation, Gubernur Sumatera Utara, Bapak Edy Rahmayadi (diwakilkan oAgus Tripiyono, Staf Ahli Gubsu Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan Sumber Daya Alam), Walikota Medan, Bapak Bobby Nasution.

Selain itu hadir.juga Research Partner, Binus Business School, Dr. Rini Setiowati, SE MBA, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut  Zumry Sulthony, M.SI., CHE, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, gus Suriyono

Keberhasilan Tourism Malaysia Medan menjadi pemenang untuk kategori Lake Toba Leading Foreign Tourism Office, mengungguli Tourism Singapore dan Incredible India, melalui  online voting dimulai pada 2-6 Agustus 2021 di Facebook Group “Indonesia Travel Tourism Awards” yang mewakili 25% suara.

Sumber voting lainnya adalah dari 12 Board of Advisor dengan bobot 50% suara, dan dari desk research Binus Business School dengan bobot 25% suara, yang mana dari ketiga metode ini akan dijumlahkan setiap tahapnya mernjadi 100%.

Tourism Malysia Medan memperoleh 631 suara pada voting di Facebook, mengungguli Tourism Singapore yang meperoleh 61 suara, dan Incredible India 23 suara.

Lake Toba Tourism Awards 2021 merupakan ajang penghargaan yang bertujuan memberikan apresiasi kepada pelaku industri pariwisata di Sumut yang terdiri dari Hotel, Resort, Villa, Travel Agent, dan maskapai serta pendukung pariwisata seperti Mikro, Usaha Kecil menengah (UMKM), khususnya yang mendukung pembangunan dalam rangka mempromosikan daya Tarik wisata di provinsi Sumatera Utara.

Melalui proses penilaian yang cukup Panjang, dimulai dari online voting 50,571 anggota aktif dalam bidang pariwisata, Board of Advisor yang berlatar belakang industri Pariwisata, serta melalui desk research khusus oleh partner Institusi Akademik ITTA Foundation, Binus Business School. 

ITTA Foundation telah menyelenggarakan event Penghargaan Pariwisata sebanyak 12 kali yaitu Indonesia Travel Tourism, Bali Tourism Awards sebanyak 6 kali, dan 1 kali untuk Joglosemar Tourism Awards. Lake Toba Tourism awards 2021 adalah event penghargaan pariwisata pertama yang diadakan ITTA Foundation yang berfokus sekitar Sumatera Utara.

Hishamuddin kepada wartawan mengucapkan selamat kepada semua pemenang dan semua pelaku industri pariwisata yang tetap semangat di tengah pandemic yang sedang melanda bumi ini.

“Tahniah kepada semua pemenang dan semua pelaku industri pelancongan di Sumatera Utara. Semoga pariwisata dua negara, Malaysia-Indonesia segera dibuka, dan kita bangkitkan kembali industri pelancongan kedua negara," ucapnya.

Pemerintah berharap penghargaan Lake Toba Tourism Awards bisa menjadi pendorong industri pariwisata bertahan dan berkembang di masa dan sesudah pandemik Covid-19 ini berakhir.

“Dengan adanya penghargaan yang diberikan kepada pelaku industri pariwisata diharapkan mereka bias lebih kuat menghadapi masa-masa sulit di tengah pandemi Covid-19”, ujar Agus Tripiyono, Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan Sumber Daya Alam dalam kata sambutannya malam itu.

Sebanyak 32 pelaku industri pariwisata dan pejabat peduli pariwisata di Sumatera Utara yang mendapatkan penghargaan Lake Toba Tourism Tourism Awards. Rencananya LTTA akan menjadi program tahunan.

Program itu sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku industri pariwisata di Sumatera Utara meliputi hotel, resort, villa, agen perjalanan, maskapai penerbangan, serta pendukung pariwisata lainnya, seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang turut mendukung pembangunan. ( swisma)