Usulkan Penambahan 33 Unit Truk Pengangkut Sampah, DPRD Medan Apresiasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan -->

Advertisement

Usulkan Penambahan 33 Unit Truk Pengangkut Sampah, DPRD Medan Apresiasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Selasa, 21 September 2021



GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Untuk menangani permasalahan sampah di kota Medan, M Husni selaku kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan mengusulkannya  menambah sebanyak 33 truk pengangkutan sampah  agar permasalahan pengangkutan sampah di kota Medan dapat ditanggulangi. 

Adapun jenis kenderaan truk pengangkutan sampah tersebut antara lain, Truk Arm Roll 10 m3, Truk Tipper 6 m3, Truk Compaktor Kap.10 m3, Truk Compaktor Kap.7 m3.

Usulan Kadis  Kebersihan dan Pertamanan tersebut langsung mendapat apresiasi dari wakil rakyat dari Dapil 4 yakni David Roni Ganda Sinaga, SE saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam pembahasan PAPBD Tahun 2021, Salasa (21/9).


David Roni G Sinaga mengatakan kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan terlihat berupaya agar masalah sampah yang banyak dikeluhkan oleh warga masyarakat dapat segera teratasi mulai tahun ini.


“Usulan penambahan truk Compaktor sebanyak 33 unit sangat bagus dan saya sangat setuju sebab, itulah yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Selain truk juga fasilitas lainnya seperti tempat penampungan sampah juga mesti dipikirkan dengan segera,”ujar politisi dari Partai PDI Perjuangan kota Medan ini.


Dijelaskan oleh Ketua BAPERA Kota Medan ini lagi M Husni selalu cepat tanggap ketika ada keluhan warga tentang penerangan lampu jalan (LPJU).


“Ketika ada laporan dari warga sampai kepada saya, baik itu ketika pelaksanaan Sosperda, reses atau pun di rumah aspirasi,  saya laporkan ke Pak Kadis, segera terealisasi, sehingga saya apresiasi bentuk perhatian dinas tersebut terhadap masyarakat,” jelas David.


Legislatif yang duduk di komisi 4 DPRD Kota Medan inipun berharap permasalahan sampah dapat segera teratasi dengan baik di kota Medan dan berharap para tenaga petugas sampah dilapangan dapat bekerja maksimal. 

“Apalagi saat ini, urusan persampahan telah diserahterimakan ke kecamatan,” tutupnya. (Rel)