Ikut PTM, Siswa Wajib Bawa Surat Izin Ortu -->

Advertisement

Ikut PTM, Siswa Wajib Bawa Surat Izin Ortu

Selasa, 12 Oktober 2021

 
GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
Agar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tidak menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 maka diharapkan Semua Pihak tetap disiplin dalam menerapkan Protokol kesehatan (Prokes)
 
Hal ini diungkapkan Wali kota Medan, Bobby Nasution usai Melakukan peninjauan PTM di SMP Negeri 3, Jalan Pelajar Timur, Kecamatan Medan Kota

“Saya minta PTM tetap hybrid. Maksimal satu kelas 10 orang. Dan yang tatap muka yang sudah vaksin. Memang di inmendagri dan Ingub tak ada larangan tatap muka bagi yang belum divaksin. Tapi kita lihat dulu perkembangan,” kata Bobby, Senin (11/10)

Bagi orang tua siswa yang keberatan anaknya ikut PTM Bobby juga tak memaksa. “Ini para murid yang PTM yang membawa surat izin dari orang tuanya. Kalau ada orang tua yang tidak bersedia anaknya PTM ya silakan, bisa hybrid atau sekolah daring di rumah,” tuturnya. 

Di sekolah yang menggelar PTM, Bobby juga memerintahkan agar ada Satgas Covid-19 yang terus bertugas menjaga dan memastikan pelaksanaan prokes.

“Kalau ada murid yang kurang sehat atau ada gejala, langsung koordinasi dengan Puskesmas terdekat. Jangan cuma rawat sendiri di UKS-nya. Harus terus koordinasi,” tambahnya

Secara teknis, PTM di tingkat SMP digelar selama tiga jam per hari selama enam hari dalam sepekan.

Sementara itu, Rizki siswa kelas 9 C SMP 3 Medan senang sekolah dibuka kembali. Sebab sudah hampir dua tahun taksekolah tatap muka.

“Selama ini kami online. Sekarang bisa tatap muka senang jumpa guru-guru dan teman sekelas,” Pungkasnya. (swisma)