USU Gelar PTM, Usai 3 Ribu Dosen dan 20 Ribu Mahasiswa Divaksin -->

Advertisement

USU Gelar PTM, Usai 3 Ribu Dosen dan 20 Ribu Mahasiswa Divaksin

Rabu, 06 Oktober 2021

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
Untuk memenuhi ketentuan yang diberlakukan Mendikbud tentang pelaksanaan pertemuan tatap muka (PTM), pimpinan Universitas Sumatera Utara terus berupaya melakukan proses vaksinasi kepada para dosen dan mahasiswa.

“Kita sudah tuntas melakukan vaksinasi covid-19 dosis pertama dan kedua terhadap 3 ribu dosen, tenaga pendidikan, dan pegawai pada Mei  2021 lalu. Kini kita juga sedang melakukan proses vaksinasi kepada 20 ribu mahasiswa di Gedung Pancasila USU,” kata Rektor USU Dr Muryanto Amin SSos MSi, Rabu (6//10).

Menurut Muryanto, pada sentra vaksinasi USU yang dilakukan selama 9 hari mulai 27 September sampai 7 Oktober 2021 terhadap 20 ribu mahsiswa itu dilakukan sesuai dengan keputusan Mendikbud yakni salah satu syarat untuk dilakukan PTM.

Dia mengaku saat ini vaksinasi akan diberikan kepada 20 ribu mahasiswa, meski jumlah seluruh mahasiswa sebanyak 39 ribu orang. Namun dia optimis sisanya diupayakan akan segara mendapatkan vaksinasi sehingga pada November bisa dilaksanakan  PTM.

Dijelaskan Rektor, sesuai dengan keputusan Mendikbud yakni salah satu syarat PTM adalah vaksinasi sudah mencapai 70 persen. Sedangkan saat ini baru 12 ribu dari 39 ribu jumlah mahasiswa, atau sekitar 30 persen.

“Untuk memenuhi vaksinasi seluruh mahasiswa, kita terus berkolaborasi dengan semua pihak, Seperti saat ini melakukan kerjasama  dengan Salim Grup agar tercapai Heard Immunity,” ungkapnya.

Rektor juga menyebutkan USU telah mempersiapkan segala kebutuhan. Untuk pelaksanaan PTM, USU sudah menyiapkan segala kebutuhan, baik personel dan di lokal sudah disiapkan kamera untuk membuat kuliah secara hybrid, selain itu tiap lokal di fakultas disiapkan tempat mencuci tangan serta menyediakan masker dan hand sanitizer.

Menurut Muryanto, pada pelaksanaan PTM masih dilakukan secara hybrid, yakni dengan menggabungkan antara perkuliahan tatap muka dengan perkuliahan daring.

"Dalam perkuliahan tatap muka di masa pandem ini, USU akan memberlakukan sistem 50 persen mahasiswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka. Sedangkan 50 persen lagi secara online. Sistemnya akan dilakukan bergantian," kata Muryanto.

Muryanto mengatakan, USU jiga sudah menunjuk tim Satgas Covid-19 yang nantinya akan bertindak untuk mengawasi pelaksanaan tatap muka secara hybrid. 

"Semua fasilitas itu akan didata kembali dan dibuat rambu-rambu untuk larangan berkumpul sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan dengan tujuan mencegah penyebaran virus covid-19," tegasnya.

Pada pembukaan sentra vaksinasi USU dilakukan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang dalam sambutannya berharap seluruh mahasiswa di Sumut divaksin Covid-19.

Menurutnya vaksinasi mahasiswa USU merupakan kegiatan tindaklanjut dari pemerintah untuk membuka Pembelajaran Tatap Muka.

Ia menegaskan Pembelajaran Tatap Muka tersebut jangan dianggap sepele. Hal itu lantaran saat ini Sumatera Utara terkonfirmasi positif sebanyak 93 orang.

Gubsu juga meminta agar mahasiswa yang akan divaksin, paling tidak bisa mengantisipasi selain protokol kesehatan. Namun dia mengingatkan jika sudah divaksin jangan merasa sepele. Sebab jika tudak menjaga prokes, bisa saja masih terjangkit virus civud-19. ( swisma)