Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun, Dinkes Sumut Tunggu Instruksi Kemenkes -->

Advertisement

Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun, Dinkes Sumut Tunggu Instruksi Kemenkes

Kamis, 18 November 2021


GLOBALMEDAN.COM,, MEDAN
Pasca Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan pengeluaran izin vaksin untuk anak di bawah 12 tahun atau 6-11 tahun, namun Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara sampai saat ini masih menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. 

 “Memang BPOM telah memberi izin terkait vaksinasi bagi anak di bawah usia 12 tahun, tapi kita belum bisa melakukannya sebelum ada instruksi atau surat edaran dari Kemenkes,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, drg Ismail MM, Rabu (17/11)

Diakuinya, vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun juga merupakan hal yang penting harus dilakukan. Sebab saat ini sudah dimulai pembelajaran tatap muka meski masih terbatas.
 
Namun berapa jumlah sasaran akan dilakukan vaksinasi tersebut, masih melakukan pendataan atau penghitungan. Disebutnya rencananya vaksinasi itu akan dilakukan menggunakan vaksin Sinovac dengan dosis 0.5 ml.

Terkait pentingnya anak usia di bawah 12 disuntik vaksin  covid 19, katanya akan membentuk imun terhadap anak-anak. Sebab anak-anak juga disebutkan sangat berisiko terinfeksi dan dapat pula menjadi carrier virus kepada orang tua dan kelompok rentan.

Ismail juga menyebutkan dengan bertambahnya rentang usia anak yang bisa divaksin diharapkan bisa menambah kepercayaan orang tua untuk mengirimkan anaknya ke sekolah untuk mengikuti PTM terbatas.

“Jika Kemenkes memberikan izin nantinya dengan mengeluarkan instuksinya terkait pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia di bawah 12 tahun, kita harapkan para orangtua maupun anak-anaknya tidak perlu takut untuk divaksin,” ucapnya.

Pelaksanaan vaksinasi itu merupakan program pemerintah dan perlu didukung semua pihak. Sebab tujuan vaksinasi itu untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut.
 
Menurutnya vaksinasi dilaksanakan untuk daya tahan tubuh sebagai upaya pencegahan penyakit Covid-19. Karena meskipun nantinya sudah divaksin harus tetap juga mengikuti protokol kesehatan  seperti memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Selain itu dengan mendapatkan vaksin Covid-19, katanya juga dapat melindungi orang-orang di sekitarnya, terutama kelompok yang sangat berisiko seeperti lansia. serta terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) dalam masyarakat.  (swisma)