Dipicu Cabai dan Bawang Merah, Inflasi Maret 2022 di Sumut Meningkat

0

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN– Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Sumatera Utara Nurul Hasanudi SST. M Stat menyebutkan, perkembangan harga berbagai komoditas pada Maret 2022 di lima kota Indeks Harga Konsumen (IHK) Sumatera Utara secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

“Berdasarkan hasil pemantauan BPS, pada Maret 2022 ini terjadi inflasi 0,71 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 107,14 pada Februari 2022 menjadi 107,91 pada Maret 2022,” kata Nurul Hasanudin dalam live streaming Jumat (1/4/2022).

Disebutkannya, dari lima kota IHK di Sumatera Utara, seluruhnya tercatat inflasi, yaitu Sibolga sebesar 0,93 persen; Pematangsiantar sebesar 0,77 persen; Medan sebesar 0,68 persen, Padang sidimpuan sebesar 1,11 persen; dan Gunung Sitoli sebesar 0,39 persen.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,47 persen; kelompok pakaian dan alas kaki 0,07 persen.

kemudian kenaikan di kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,66 persen; kesehatan 0,13 persen; transportasi  0,34 persen.

Selain itu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,42 persen  kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,33 persen; dan perawatan pribadi dan jasa lainnya 1,74 persen. Adapun kelompok yang tidak mengalami perubahan adalah kelompok pendidikan.

Komoditas utama penyumbang inflasi selama Maret 2022 antara lain, cabai merah, bawang merah, emas perhiasan, beras, tomat, sawi hijau, dan wafer.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Maret 2022) sebesar 1,54 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 3,26 persen.

Perbandingan Inflasi Tahunan
Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Maret) 2022 sebesar 1,54 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 3,26 persen.

Tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2021 dan 2020 masing-masing sebesar 0,02 persen dan 0,54 persen.

Sementara tingkat inflasi tahun ke tahun untuk Maret 2021 terhadap Maret 2020 dan Maret 2020 terhadap Maret 2019 masing-masing sebesar 1,43 persen dan 1,81 persen. (swisma)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.