Milad ke-72 Yayasan UISU, Musa Rajekshah Harapkan Banyak Perguruan Tinggi Berkualitas di Sumut

8

MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah menghadiri acara Tasyakuran Milad Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) yang ke-72 Tahun di Masjid Jami Al Munawwarah UISU, Selasa (3/1).

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Ijeck tersebut berharap agar UISU semakin berkembang dan semakin banyak pula perguruan tinggi yang berkualitas di Sumut. “Sesuai dengan visi misi kami di Pemprov Sumut, kami ingin semakin banyak perguruan tinggi yang berkualitas di Sumut untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM),” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU Ismet Danial Nasution, Rektor UISU Yanhar Jamaluddin, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 1 Sumut Saiful Anwar Matondang, dan lain sebagainnya.

Lebih lanjut, Ijeck juga berharap agar di usia ke-72 tahun ini, Yayasan UISU semakin maju dan berkembang. Apalagi Yayasan UISU sudah berdiri sejak tahun 1951, dengan lima orang pendiri yakni Hadji Bahrum Jamil, Adnan Benawi, Sariani Amiraden Siregar, Sabaruddin Ahmad dan Rivai Abdul Manap.

“Artinya enam tahun setelah kemerdekaan Republik Indonesia, yayasan ini sudah ada dan menjadi universitas tertua yang ada di luar Pulau Jawa. Begitu hebatnya pemikiran para pendiri kala itu yang menghadirkan yayasan ini,” ucapnya.

Untuk itu, kata Ijeck, tidak ada alasan untuk tidak membesarkan UISU. Sekecil apapun kontribusi yang diberikan untuk yayasan tersebut, pasti mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT. Ia juga berharap akreditasi UISU bisa menuju akreditasi yang lebih baik.

“Selaku Ketua Ikatan Alumni UISU, kami akan memberikan sumbangsih untuk membesarkan UISU. Karena jika nama UISU besar, maka kami para alumni juga bangga pernah menimba ilmu pendidikan di universitas ini. Sekali lagi selamat milad untuk Yayasan UISU,” ujar pria yang hobby rally tersebut.

Menambahkannya, Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU Ismet Danial Nasution mengatakan, bahwa perjuangan para pendiri tidak boleh dilupakan. Apalagi di usia saat ini, UISU juga telah hadir di Medan dan Pematangsiantar, serta telah banyak melahirkan para sarjana di berbagai bidang ilmu.

“Kami juga mengusulkan agar lima pendiri UISU ini menjadi pejuang pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Hal yang sama juga diharapkan Rektor UISU. Ia berharap terus adanya kerbersamaan antarpengurus yayasan dalam mewujudkan cita-cita pendiri. “Ini kita lakukan menuju UISU Unggul 2026 mendatang,” harapnya. (Red)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.