Wujudkan Program Prioritas Wali Kota Medan, Kelurahan Polonia Hadirkan Layanan “Modus”

News150 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat menjadi salah satu dari lima program prioritas yang dicanangkan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution. Di masa kepemimpinanya Bobby Nasution ingin agar tingkat kesehatan masyarakat kota Medan semakin meningkat. Untuk itulah Bobby Nasution meminta seluruh jajaran Pemko Medan agar terus berinovasi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kota Medan.

Atas dasar itulah Kelurahan Polonia meluncurkan program inovasi yang diberi nama “Modus” atau “Motor Posyandu Lansia”. Inovasi ini memudahkan masyarakat khususnya para lansia untuk datang ke Posyandu Lansia guna memeriksakan kesehatan nya secara rutin.

Lurah Polonia Hadi Wahyudi Harahap menjelaskan di kelurahan polonia terdiri dari 13 lingkungan dan hanya ada 1 posyandu lansia yaitu di lingkungan 11, oleh karena itu Kelurahan Polonia berkolaborasi bersama TP PKK Kelurahan Polonia dan Puskesmas Polonia berinovasi menciptakan program Modus (Motor Posyandu Lansia). Inovasi ini memberikan pelayanan yang memudahkan lansia untuk hadir di Posyandu lansia tersebut dengan cara dijemput langsung oleh kader-kader PKK Kelurahan Polonia dengan menggunakan sepeda motor yang telah disediakan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Jadi kader kami secara sukarela menjemput para lansia dirumahnya masing-masing untuk langsung dibawa ke Posyandu lansia, seperti yang kita tahu disamping lokasi nya jauh dari lingkungan lain, ada juga keterbatasan tenaga mereka (lansia) untuk hadir ke lokasi posyandu. Sehingga dengan adanya inovasi ini dapat menarik kemauan para lansia untuk turut hadir dilokasi posyandu lansia tersebut sehingga kegiatan posyandu lansia kita berjalan dengan baik.” Kata Lurah Polonia Hadi Wahyudi Harahap didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Polonia Fani Hadi Wahyudi Harahap pada saat meninjau pelayanan Posyandu lansia, Rabu (25/5).

Sementara itu Ketua TP PKK Kelurahan Polonia Ny. Fani Hadi Wahyudi Harahap berharap program inovasi ini dapat menjangkau seluruh lansia yang ada di Kelurahan Polonia sehingga para lansia dapat menikmati program “modus” ini.

“Kami berharap program ini dapat dinikmati sehingga kesehatan para lansia kita dapat termonitor dengan baik guna mewujudkan kota Medan yang semakin sehat.”harapnya.

Inovasi modus yang diluncurkan Kelurahan Polonia ini juga mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Kecamatan Medan Polonia Ny. Tjahyati A. Muhzi yang mengapresiasi dengan adanya program modus tersebut. Dirinya berharap inovasi seperti ini dapat menjadi contoh bagi Kelurahan lainya di Kecamatan Medan Polonia.

“Kami terus mendukung dan menyetujui setiap inovasi yang diluncurkan Kelurahan seperti inovasi modus, ini contoh yang positif dalam memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Saya harap ini menjadi motivasi bagi kelurahan lainnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.”harap Tjahyati A. Muhzi yang hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Kec. Medan Polonia Ny. Syamsiah Hafiz Rambe.

Ditempat yang sama Kepala Puskesmas Polonia Dr. Asni Novita Harahap mengatakan Posyandu lansia ini diadakan setiap bulanya di masing-masing Kelurahan. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan gula darah, kolestrol, asam urat dan tekanan darah.

“Selain pemeriksaan kesehatan tersebut kami juga melakukan edukasi dan konseling kesehatan serta secara rutin memberikan multivitamin kepada masyarakat.”sebutnya.(rizky)